Normalisasi Tidak Cium dan Sentuh Anak Saat KLB Campak

Dalam situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak, penting bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah penularan penyakit pada anak, terutama bayi dan balita yang sistem imunnya masih berkembang.

Salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah menormalisasi kebiasaan tidak mencium dan tidak menyentuh anak saat bertemu atau berinteraksi.

Mengapa hal ini penting?
Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui percikan ludah (droplet) saat batuk, bersin, atau kontak dekat. Kontak seperti mencium atau sering menyentuh wajah dan tangan anak dapat meningkatkan risiko penularan.

Yang perlu dilakukan saat bertemu anak:

Bayi dan balita tidak perlu dicium.

Hindari menggendong atau memegang anak secara bergantian.

Tidak menyentuh wajah, tangan, atau area mulut anak.

Tetap jaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan anak.

Mari bersama melindungi anak-anak dari penularan campak dengan membiasakan perilaku yang lebih aman. Kebiasaan ini bukan berarti tidak sayang, tetapi bentuk kepedulian agar anak tetap sehat.